Di tengah gegap gempita peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia SMA Komplek Surabaya (SMAN 1, 2,5,9 Surabaya), tahun 2026 menjadi panggung bagi SMA Negeri 2 Surabaya sebagai tuan rumah. Tiga hari kemeriahan (12–14 Agustus 2026) diwarnai deru tawa lomba tradisional yang mengusik nostalgia. Dan puncaknya di hari ketiga, seluruh mata tertuju pada satu pertanyaan: “Apa yang akan ditunjukkan oleh SMALA?”
Dengan undian nomor 4 nomor penutup yang sarat tekanan, SMALA justru menganggapnya sebagai panggung kehormatan. Smala tampil habis-habisan. Mengusung tema spektakuler “Smala Orchestra In Harmony”, kami tidak datang dengan persiapan bulanan. Kami datang dengan kejutan 24 jam!
Ya, Bapak/Ibu guru Smala yang gagah dan anggun, dengan latihan singkat yang bahkan kurang dari sehari, membuktikan bahwa jiwa muda dan kreativitas tidak mengenal usia. Mereka naik ke panggung, membaur dalam harmoni parodi orkestra yang dinamis, menghanyutkan penonton dalam alunan musik yang segar, enerjik, dan… SANGAT HEBOH!
Penampilan singkat namun padat itu bukan sekadar pertunjukan; itu adalah deklarasi. Bahwa di SMALA, semangat gotong royong, kekompakan, kreativitas, dan keberanian tampil beda adalah DNA yang mengalir deras, baik di kalangan murid maupun para guru.
Puncak atensi, tepuk tangan bergemuruh, dan senyum bangga menghiasi setiap sudut ruangan. SMALA bukan hanya merayakan kemerdekaan, tetapi juga merayakan harmoni dalam perbedaan, kebersamaan dalam sekejap, dan kehebatan yang lahir dari tekad.
SMALA: HEBOH, BERMAKNA, DAN TAK TERLUPAKAN!
Dirgahayu Indonesiaku! Smala, tetap berkibar!





