Surabaya, 30 Agustus – 1 September 2024 – SMA Negeri 5 Surabaya kembali menggelar kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan dan Manajemen Siswa (LDKMS). Sebagai wadah pembentukan kader pemimpin bagi para pengurus OSIS. Kegiatan yang kerap disebut sebagai “kawah Candradimuka” ini dirancang untuk mengasah kemampuan, mental, dan jiwa kepemimpinan siswa sejak dini.
Tahun ini, LDKMS memasuki Tahap II dengan lokasi pelatihan yang istimewa, yaitu di Integrated Outdoor Campus (IOC) Universitas Surabaya yang terletak di kawasan pegunungan Trawas, Mojokerto. Pemilihan lokasi ini sengaja dilakukan untuk memberikan suasana belajar yang berbeda, jauh dari hiruk-pikuk perkotaan, sehingga peserta dapat lebih fokus dan menyerap setiap materi dengan maksimal.
Proses Seleksi yang Ketat
Program LDKMS diawali dengan proses seleksi yang berlangsung di lingkungan sekolah. Dari 100 calon peserta, melalui serangkaian uji kompetensi dan wawancara, akhirnya terpilih 50 siswa terbaik yang berhak mengikuti pelatihan lanjutan di luar sekolah. Proses penyaringan ini memastikan bahwa hanya siswa dengan potensi dan komitmen tinggi yang akan melanjutkan ke tahap pengembangan lebih intensif.
Pendampingan Instruktur Profesional
Selama dua hari pelatihan (Jumat–Minggu), para peserta tidak sendiri. Mereka didampingi oleh Mohammad Imron, M.Pd. selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, serta jajaran guru kesiswaan lainnya. Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan instruktur luar yang kompeten di bidangnya, sehingga materi yang disampaikan tidak hanya teoretis, tetapi juga aplikatif dan inspiratif.
Materi Pelatihan Komprehensif
LDKMS kali ini mengusung kurikulum pelatihan yang menyeluruh, mencakup empat pilar utama:
- Kepemimpinan – Peserta diajak untuk mengenal sifat-sifat pemimpin ideal, mempelajari berbagai teori kepemimpinan, hingga menganalisis contoh nyata figur pemimpin yang sukses di berbagai bidang.
- Pancasila – Nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya dihafal, tetapi juga didalami dan dilatih untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
- Keorganisasian – Pemahaman tentang struktur organisasi, alur kerja, serta manajemen kepengurusan menjadi bekal penting agar peserta mampu menjalankan roda organisasi secara efektif dan efisien demi mencapai tujuan bersama.
- Outbound – Sebagai metode pembelajaran aktif, outbound menjadi ajang praktik langsung dari semua teori yang telah diberikan. Melalui permainan yang menantang dan menyenangkan, peserta mengasah kerja sama tim, komunikasi, dan pengambilan keputusan di bawah tekanan.
Syarat Kelulusan dan Target Akhir
Setiap peserta wajib lulus dari seluruh rangkaian proses ini. Kelulusan bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk komitmen bahwa mereka benar-benar siap mengemban amanah sebagai pengurus OSIS. Pelatihan ini menjadi bekal utama bagi para siswa untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan yang:
- Bertanggung jawab dalam setiap tugas dan keputusan,
- Religius dengan landasan moral dan etika yang kuat,
- Peduli lingkungan terhadap sesama dan alam sekitar,
- Demokratis dalam menghargai perbedaan dan musyawarah,
- Serta berpikir kritis dalam menghadapi berbagai tantangan.
Dengan semangat LDKMS, SMA Negeri 5 Surabaya terus berkomitmen untuk melahirkan generasi pemimpin yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga unggul dalam karakter dan kepedulian sosial. Selamat berlatih, calon pemimpin bangsa!





