Dalam rangka memperingati Hari Pramuka yang ke-63, kontingen Pramuka dari SMA Negeri 5 Surabaya dengan penuh semangat dan kebanggaan mengikuti rangkaian acara puncak perayaan yang diselenggarakan oleh Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur. Kegiatan akbar ini berlangsung khidmat di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Selasa, 27 Agustus 2024.
Mengusung tema besar “Pramuka Berjiwa Pancasila Menjaga NKRI” , acara ini menjadi momentum penting bagi seluruh insan Pramuka di Jawa Timur untuk memperkokoh jiwa nasionalisme dan persatuan. Kehadiran para anggota Pramuka SMA Negeri 5 Surabaya menjadi bagian dari sejarah pergerakan kepanduan di daerah ini, sekaligus menjadi ajang pembelajaran berharga tentang kepemimpinan, kedisiplinan, dan cinta tanah air.
Rangkaian Kegiatan Utama:
- Upacara Peringatan Khidmat: Upacara berlangsung dengan tertib dan dihadiri oleh seluruh kepala daerah se-Jawa Timur serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Para siswa SMA Negeri 5 Surabaya turut serta dalam barisan upacara, menunjukkan kedisiplinan tinggi dan rasa hormat terhadap para pemimpin daerah.
- Penganugerahan Penghargaan Prestisius: Momen istimewa terjadi ketika Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka secara langsung menyematkan tanda penghargaan kepada para tokoh yang telah berjasa bagi perkembangan kepanduan. Penghargaan yang diberikan meliputi Lencana Melati, Darma Bakti, Karya Bakti, Pancawarsa Utama, dan Teladan. Kegiatan ini menjadi inspirasi bagi para anggota Pramuka SMA Negeri 5 Surabaya untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi masyarakat.
- Acara Penguatan Karakter: Rangkaian acara tambahan diisi dengan pembacaan puisi bertema kebangsaan serta penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) Gerakan Pramuka, yang menjadi simbol pengakuan resmi dan penguatan identitas kepramukaan bagi seluruh anggota.
Partisipasi ini merupakan bukti nyata bahwa SMA Negeri 5 Surabaya tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga aktif membentuk generasi muda yang berkarakter, berjiwa Pancasila, dan siap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.





