SMAN 5 Surabaya Gelar Karya P5

Surabaya, 13 Desember 2024 – Memasuki puncak implementasi Kurikulum Merdeka di penghujung semester ganjil tahun ajaran 2024/2025, SMA Negeri 5 Surabaya dengan bangga menyelenggarakan acara puncak Gelar Karya P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) . Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 13 Desember 2024 ini menjadi ajang unjuk gigi bagi para siswa dalam mengaplikasikan nilai-nilai luhur Pancasila melalui kreativitas, inovasi, dan jiwa kewirausahaan.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, gelar karya tahun ini menghadirkan konsep dual venue yang dinamis, memanfaatkan dua lokasi ikonik di lingkungan sekolah, yaitu Aula Serbaguna dan Lapangan Tengah SMAN 5 Surabaya. Pembagian lokasi ini dirancang untuk mengakomodasi beragam bentuk ekspresi dan capaian pembelajaran siswa selama menjalani projek P5.

Pameran dan Bazar Kewirausahaan di Aula

Suasana semarak menyelimuti Aula SMAN 5 yang disulap menjadi ruang pameran interaktif dan pusat ekonomi kreatif. Di area ini, para pengunjung dimanjakan dengan berbagai stan pameran kreativitas yang memvisualisasikan hasil riset dan karya seni siswa. Mulai dari instalasi seni berbasis isu lingkungan, hingga desain produk kearifan lokal yang dikemas secara modern.

Tak kalah meriah, Bazar Kewirausahaan (Market Day) menjadi primadona di dalam aula. Siswa menunjukkan jiwa wirausaha mereka dengan menjajakan berbagai produk inovatif hasil olahan sendiri. Mulai dari makanan dan minuman kekinian dengan bahan baku lokal, hingga merchandise daur ulang yang bernilai jual tinggi. Bazar ini bukan sekadar jual-beli, melainkan bentuk nyata penguatan dimensi kemandirian dan kreativitas dalam Profil Pelajar Pancasila.

Presentasi Konsep dan Prototipe di Lapangan Tengah

Sementara itu, nuansa akademis dan kolaboratif terasa kental di Lapangan Tengah sekolah. Area terbuka ini menjadi panggung bagi para siswa untuk mempresentasikan konsep dan prototipe hasil proyek mereka. Dengan pendekatan show and tell, setiap kelompok secara bergiliran memaparkan proses berpikir, tantangan, hingga solusi inovatif dari proyek yang mereka angkat.

Tema-tema besar P5 yang diusung tahun ini terlihat sangat aplikatif dalam setiap presentasi, di antaranya:

  1. Kearifan Lokal: Siswa menggali dan mempresentasikan prototipe produk atau solusi yang terinspirasi dari budaya dan kearifan asli Indonesia, khususnya Jawa Timur (Kota Surabaya), serta strategi pelestariannya di era modern.
  2. Gaya Hidup Berkelanjutan: Kesadaran akan kelestarian bumi menjadi sorotan utama. Siswa memamerkan prototipe teknologi ramah lingkungan, sistem pengolahan sampah, serta kampanye pengurangan jejak karbon yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah dan rumah.
  3. Bhinneka Tunggal Ika: Di tengah keberagaman, siswa menunjukkan proyek-proyek yang mengusung toleransi, inklusivitas, dan kolaborasi lintas budaya, memperkuat persatuan di tengah perbedaan.

Melalui gelar karya ini, SMAN 5 Surabaya berkomitmen untuk terus mencetak generasi pelajar yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter, gotong royong, dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Selamat kepada seluruh siswa dan guru atas terselenggaranya acara yang inspiratif ini!

Related Post